mengantar pkl di RST Wira Tamtama Semarang

minggu yang lalu, saya mendapat tugas dari Akademi Analis Kesehatan Theresiana untuk menyerahkan 2 mahasiswa yang akan menempuh pendidikan (PKL) di RST Selama 1 bulan. mahasiswa tersebut adalah cyndi dan dexna. Mereka adalah mahasiswa tingkat akhir di Akademi Analis Kesehatan Theresiana. Jujur, ini adalah pengalaman pertama saya mengantar PKL di RST yang notabene punya nya tentara. yang lain, saya biasa ke industri farmasi maupun puskesmas.

Pagi itu, sudah siap neli (dosen AAK yang baru) beserta dengan 2 orang mahasiswa aak dan 7 mahasiswa dari D3 Stifar yang ikut juga praktek disitu. Kami disambut oleh Ibu nanik (bagian diklat), kebetulan ada kapten sugeng yang merupakan kepala bagian diklat.

Banyak hal yang harus disiapkan apabila akan menempuh PKL di RST yang merupakan RS binaan dari TNI, sehingga ada hal-hal khusus yang perlu diperhatikan.

  1. RST akan memprioritaskan layanan kepada para Anggota TNI termasuk ketersediaan kamar yang sudah disiapkan bagi Anggota serta tidak boleh menolak Anggota dengan alasan apapun
  2. RST akan mewajibkan mahasiswa yang PKL dengan pembiasaan seperti apel pagi, upacara bendera tiap awal bulan serta tanggal 17 setiap bulannya
  3. RST mendidik dengan penuh kedisipilinan jadi tidak heran apabila mahasiswa PKL datang terlambat akan diberikan hukuman dengan hukuman fisik, baik lari maupun hukuman lain *bukan untuk meakuti
  4. pastikan sebelum PKL, kuku tidak ada yang panjang.
  5. Mahasiswa PKL tidak diijinkan untuk bermain gadget saat melayani pasien

sedikit cerita saja, bahwa rumah sakit ini berdiri sudah lama sekali di Semarang dan yang paling berkesan adalah bangunannya yang masih dipertahankan dari dulu, yaitu seperti rumah sakit belanda. masih banyak hal-hal yang merupakan peninggalan jaman Belanda yang tetap dipertahankan di rumah sakit ini. Soal horor, apalagi, saya tidak berani ceritakan disini, mungkin lain kali ada yang mau berbagi

Leave a Comment